Ruang Rindu, Langkah Dinsos PPKB Guna Menekan Peningkatan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Banyuwangi

    Ruang Rindu, Langkah Dinsos PPKB Guna Menekan Peningkatan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Banyuwangi
    Henik Setyorini Kepala Dinas Sosial PPKB Kabupaten Banyuwangi

    Banyuwangi - Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Banyuwangi, menyebutkan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kabupaten Banyuwangi tahun 2021 terjadi peningkatan.

    Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi Henik Setyorini mengatakan, pada 2021 angka KDRT terjadi peningkatan sebanyak 18 kasus. Kekerasan tersebut terdiri dari 12 kasus kekerasan psikis, 4 kasus kekerasan seksual, 1 kasus kekerasan fisik dan 1 kasus penelantaran. Berdasarkan data tahun sebelumnya, jumlah KDRT tercatat 16 kasus yang didominasi kasus psikis mencapai 10 kasus, sedangkan kekerasan fisik 3 kasus, kekerasan seksual 1 kasus dan penelantaran 1 kasus.

    Kepiting Goreng Spesial
    market.biz.id Kepiting Goreng Spesial
    13% Rp 8.509
    Beli sekarang!

    Hingga kini, kasus kekerasan dalam rumah tangga baik terhadap istri maupun anak kerap ditemui di Kabupaten Banyuwangi. "Kemungkinan besar di lapangan masih ditemui kasus-kasus tersebut, sehingga datanya lebih banyak di lapangan dari pada data di dinsos, karena Masyarakat enggan melapor. Mungkin dianggap aib atau apa. Makanya kita dorong kepada semua warga. Kalau memang kita menemui seperti itu, laporlah ke kami, biar ada pendampingan, " ucap Henik, Selasa (14/12/2021).

    Henik menambahkan, untuk kasus non-KDRT justru menurun di tahun 2021 dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2021 ini sebanyak 14 kasus terdiri dari 10 kasus persetubuhan, 1 kasus pemerkosaan, dan 3 kasus pencabulan. Sedangkan kasus non KDRT pada tahun sebelumnya tercatat 26 kasus, terdiri dari kasus persetubuhan sebanyak 17, pencabulan 6, penganiayaan 2 dan lain-lain 1 kasus.

    Honda Civic FD 2009 Ganteng Poll
    market.biz.id Honda Civic FD 2009 Ganteng Poll
    Rp 125.000.000
    Beli sekarang!

    Untuk mengatasi hal tersebut, Dinsos PPKB Banyuwangi berusaha melakukan sederet sosialisasi kepada para ibu rumah tangga. Salah satunya melalui Ruang Rindu, salah satu program pemberdayaan dan perlindungan ibu yang diluncurkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

    Program Ruang Rindu ini branding dari program sebelumnya, yakni Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Selain Ruang Rindu, ada juga Bengkel Sakinah yang dibentuk oleh tim penggerak PKK dengan tujuan menekan angka KDRT di Kabupaten Banyuwangi. "Kita sekarang ada Ruang Rindu, pelaporan itu bisa nanti ditindaklanjuti disini, disaat Bengkel Sakinah atau P2TP2A mendapat aduan masyarakat. Habis itu ditindaklanjuti di Ruang Rindu, kita berikan terapi untuk pendampingan, " pungkas Henik. (HR)

    Soberi

    Soberi

    Artikel Sebelumnya

    Investasi Bodong Kembali Menelan Korban,...

    Artikel Berikutnya

    Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Jatim...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 183

    Postingan Tahun ini: 3282

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 136

    Postingan Tahun ini: 2541

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 70

    Postingan Tahun ini: 614

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 68

    Postingan Tahun ini: 892

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    wirzalcan verified

    Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid dan Peningkatan Pendapat Warga,Walinagari Sungai Buluh Bagikan Bibit Tanaman Mangga dan Manggis
    Klaim Pendidikan Seksual dalam Konten Media Sosial, Dosen UNAIR: Bukan Kegiatan Seksual dengan Tanggung Jawab
    Dituntut Kepastian Laporan Terkait Kasus Penyerobotan Tanah dan Pemalsuan Surat, Ini Jawaban Kasat Reskrim Polres Bantaeng
    Balasan Surat Pelaksana D.I Batang TerusanK Embali Dibalas LSM AntiK Orupsi Terkait Dugaan Adanya Pelanggaran Dalam Pelaksana Pekerjaan

    Rekomendasi

    ITS Mitigasi Risiko Bencana untuk Tingkatkan Ketangguhan Kota Surabaya
    ITS Dorong Peningkatan Kekayaan Intelektual Melalui Klinik HKI
    Mahasiswi FIB Raih Juara 2 di LANGGAM Indonesia
    Tim Spektronics ITS Rebut Juara di Ajang Chem-E-Car Internasional
    Kadispenad: 51 Anggota NII Deklarasi Kembali ke NKRI di Wilayah Kodam III/Siliwangi

    Ikuti Kami