Polri Mengimbau Kepada Pengusaha Untuk Tidak Menahan Minyak

    Polri Mengimbau Kepada Pengusaha Untuk Tidak Menahan Minyak

    Jakarta - Polri menghimbau kepada para pelaku usaha minyak goreng untuk tidak menahan minyak goreng. Dugaan penahanan minyak goreng itu muncul ketika pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET), ketika harga minyak goreng Rp 14 ribu.

    Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan, tim Satgas Pangan tetap mendorong kepada mereka (pelaku usaha) memberikan pemahaman bahwa minyak goreng itu cukup sampai paling tidak enam bulan. Kekhawatiran pelaku usaha muncul saat minyak goreng diputuskan satu harga Rp 14.000. Sedangkan, mereka membeli telah ke produsen dengan harga lebih mahal. "Dengan adanya kebijakan pemerintah ini mereka menahan, " jelas Staf Ahli Manajemen Kapolri.

    ADV.CO.ID
    market.biz.id ADV.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Helmy Santika juga menghimbau agar masyarakat tidak usah khawatir. Menurutnya, Indonesia adalah penghasil Virgin Coconut Oil (VCO) terbesar. Dia juga menghimbau kepada para pelaku usaha dan distributor untuk menyesuaikan harga Rp 14.000. Dia memastikan selisih harga yang diperoleh dari pembelian dan penjualan minyak goreng itu akan diganti pemerintah.

    "Jadi tidak rugi, yang penting para pelaku usaha buat catatannya, istilahnya refaktie. Refaktie itu adalah penghitungan antara harga lama dengan harga baru, selisihnya dan itu bisa diganti. Tapi kalau dia menahan barang itu salah, " tegasnya.

    Espresso shot Boba
    market.biz.id Espresso shot Boba
    13% Rp 6.300
    Beli sekarang!

    Akan berlaku harga Minyak goreng satu harga mulai pukul 00.00 WIB pada Rabu 19 Januari 2022 di seluruh Indonesia. harga minyak goreng wajib rata di seluruh sektor usaha pada Selasa 1 Februari 2022. "Dengan harga Rp 14.000 per liter untuk kemasan premium, kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan curah Rp11.500 per liter, " pungkas Helmy. (Humas Polri)

    Jakarta
    Soberi

    Soberi

    Artikel Sebelumnya

    Kapolda Bali Pantau Pelaksanaan Ibadah Imlek...

    Artikel Berikutnya

    Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Jatim...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 214

    Postingan Tahun ini: 3313

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 160

    Postingan Tahun ini: 2565

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 90

    Postingan Tahun ini: 634

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 77

    Postingan Tahun ini: 901

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    Muh Hasyim Hanis, SE, S.Pd verified

    Perkuat Persatuan dan Persaudaraan Antara Anggota, Kodim 0719/Jepara Gelar Pertandingan Tenis Meja Untuk Meriahkan HUT RI Ke-77
    Bentuk Karakter Disiplin, Tanggungjawab, Religius dan Sadar Bela Negara Serta Cinta Tanah Air, Danramil 06/Barabai Sampaikan Wasbang
    Dandim 0312/Padang dan Kapolresta Pastikan Keadaan Aman untuk Proses Belajar dan Mengajar di Sekolah
    Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid dan Peningkatan Pendapat Warga,Walinagari Sungai Buluh Bagikan Bibit Tanaman Mangga dan Manggis

    Rekomendasi

    Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Prof Hadi Subhan Bahas Hukum Kepailitan di Indonesia
    FISIP dan Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Jalin Kerjasama 
    Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik Soal RDTR Penunjang Kawasan Industri Madura
    Permudah Mobilisasi, KKN ITS Terangi Jalan di Pelosok Tuban
    Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham Radikalisme

    Ikuti Kami